Ku buka lembaran baru lagi untuk kesekian kalinya.. Tepat tanggal 30 september 2012 aku resmi bersamamu.. Memilikmu seutuhnya.. Mungkin awal hubungan kita bisa di bilang cukup rumit, dan pada akhirnya kita bisa bersama membuka lembar kehidupan yg baru. Aku berharap kamu bisa menjadi partner of life. Berharap smua lancar dan dapat izin dr allah dan tentunya Orang tua dan kluarga.. Smoga apa yang kita impikan bisa menjadi kenyataan.. Amin :)
Follow Your Passion
Senin, 22 Oktober 2012
Minggu, 24 Juni 2012
Anak & Media
Berbie vs Upin dan Ipin
Haaaaiiiii... Haaaaaiiiii
Pada tahu semua kan film Barbie, lebih tepatnya Barbie and The Diamond Castle. Film ini banyak sekali pelajaran yang bisa kita dapatkan, salah satu nya yaitu
mengajarkan pada anak - anak bahkan pada semua umur tentang arti sebuah
persahabatan, nggak bakalan rugi deh kalian nonton film ini.
Dan satu lagi, pasti nggak asing kan sama Upin dan ipin, komik nya nggak
kalah asiknya sama film berbie kok
yuuukkkksss di lihat artikel dibawah ini..
Data Umum
|
Jenis : VCD
Judul: Barbie and The Diamond Castle
Durasi:78 minute, tahun 2008
|
Jenis : Komik
Judul : Upin dan ipin, Terima kasih ibu, 36 halaman
|
Penyampaian Content
|
Film full
kartun
|
Komik full
warna
|
Content
|
Bercerita
tentang persahabatan Liana dan Alexa, bagaimana cara mereka menolong Melody
dan menyelamatkan Diamond castle dari tangan peri jahat Lydia.
|
Berbicara
tentang hari ibu.
|
Tujuan / materi yang ingin disampaikan / pelajaran yang bisa diambil
|
· Mengajarkan anak-anak tentang arti sebuah sahabat.
· Mengajarkan anak-anak untuk tidak menyerah dan terus berusaha dalam
mencapai tujuan yang ingin dicapai.
· Mengajarkan anak - anak pentingnya tolong menolong.
|
Dari komik
ini anak - anak bisa mengerti apa arti hari ibu bagi mereka. Meskipun tidak
mempunyai ibu, mereka tetap bisa merayakan dengan orang terdekekat mereka
dengan cara mereka sendiri.
|
Sasaran pembaca / penonton
|
· Cocok untuk semua kalangan perempuan. Anak-anak, remaja, hingga dewasa.
· Film ini lebih baik untuk anak perempuan yang berusia 9 - 10 tahun ke
atas, karena pada akhir cerita film ini menampilkan kisah cinta antara Liana,
Alexa, Jeremy, dan Lan.
· Lebih cocok untuk anak perempuan.
|
· Lebih cocok untuk anak usia sekolah dasar, karena anak mulai mampu
membaca dengan lancar
· Laki – laki dan perempuan bisa membaca.
|
Pengemasan media (kelebihan & kelemahan )
|
· Sesuai untuk semua anak perempuan, remaja dan dewasa. Film ini untuk anak
laki-laki kurang cocok karena dari tampilan dan pengemasan film kartun ini
untuk anak perempuan.
· Alur dari film berbie ini sangat
menarik, dengan diiringi lagu-lagu, bahasa yang digunakan mudah dimengerti
oleh anak-anak. Gambar barbie yang cantik semakin menarik perhatian anak-anak
untuk terus di tonton.
|
· Sesuai dengan tujuan yang ingin disampaikan
· Gambar cukup menarik
· Bermanfaat karena mengajarkan
bagaimana menghormati orang
tua dan mematuhi perintahnya
|
Teori yang relevan
|
Menurut Santrock (1998),
karakteristik yang paling umum dari persahabatan adalah keakraban (intimacy)
dan kesamaan (similiarity). Intimacy dapat diartikan sebagai penyingkapan
diri dan berbagai pemikiran pribadi. Karenda kedekatan ini, anak mau
menghabiskan waktunya dengan sahabat dan mengekspresikan efek yang lebih
positif terhadap sahabat dibandingkan dengan yang bukan sahabat (Hartub,
1989)
|
·
Masa kanak-kanak menengah
dan akhir (tahun sekolah dasar) dimulai dari sekitar usia 6-11 tahun:
anak-anak menguasai keterampilan dasar membaca, menulis, dan pengendalian
diri yang semakin baik. (Periode perkembangan dalam Psikologi Pendidikan
Santrock, 2009)
·
Usia anak tengah (7-11
tahun) ditandai dengan meningkatnya fleksibilitas, dimana saat anak dapat
berinteraksi dengan lebih banyak orang dan dapat melihat dari sudut pandang
lebih luas, mereka sudah mulai bisa mengembangkan konsep dimana terdapat satu
standar yang absolut mengenai sesuatu yang benar dan salah, juga dapat
mengembangkan perasaan untuk menilai berdasarkan keadilan dan kesamarataan.
Pada tahap ini anak dapat membuat penilaian moral yang lebih kompleks, karena
mereka sudah dapat melihat suatu situasi lebih dari satu aspek.
|
Ø Analisis Film Barbie
and The Diamond Castle, film ini menampilkan
dua gadis cantik yang berusaha merebut diamond castle dari peri jahat yaitu
yang bernama Lydia. Film Barbie and The Diamond Castle lebih banyak disukai
anak-anak perempuan. Di dalam film ini banyak yang bisa kita ambil pelajaran
salah satunya yaitu mengajarkan pada anak - anak tentang persahabatan dan tolong
menolong. Di film ini saya mengambil teori dari Santrock (1998), karakteristik yang paling
umum dari persahabatan adalah keakraban (intimacy) dan kesamaan (similiarity). Intimacy
dapat diartikan sebagai penyingkapan diri dan berbagai pemikiran pribadi.
Karenda kedekatan ini, anak mau menghabiskan waktunya dengan sahabat dan
mengekspresikan efek yang lebih positif terhadap sahabat dibandingkan dengan
yang bukan sahabat (Hartub, 1989).
Ø Analisis
Komik Upin dan Ipin, komik ini anak
- anak bisa mengerti apa arti hari ibu bagi mereka. Di komik ini saya mengambil
teori dari Santrock, Masa kanak-kanak menengah dan akhir (tahun sekolah dasar)
dimulai dari sekitar usia 6-11 tahun: anak-anak menguasai keterampilan dasar
membaca, menulis, dan pengendalian diri yang semakin baik. (Periode
perkembangan dalam Psikologi Pendidikan Santrock, 2009). Usia anak tengah (7-11
tahun) ditandai dengan meningkatnya fleksibilitas, dimana saat anak dapat
berinteraksi dengan lebih banyak orang dan dapat melihat dari sudut pandang
lebih luas, mereka sudah mulai bisa mengembangkan konsep dimana terdapat satu
standar yang absolut mengenai sesuatu yang benar dan salah, juga dapat
mengembangkan perasaan untuk menilai berdasarkan keadilan dan kesamarataan.
Pada tahap ini anak dapat membuat penilaian moral yang lebih kompleks, karena
mereka sudah dapat melihat suatu situasi lebih dari satu aspek.
Ø Analisis dari kedua
Media, kedua media diatas mempunyai tujuan masing untuk
disampaikan kepada anak - anak. Komik Upin dan Ipin bertujuan menyampaikan apa
itu Hari Ibu dan bagaimana cara menghormati orang yang lebuh tua. Sedangkan
Film Barbie and The Diamond Castle, menyampaikan pada anak-anak tentang arti
sebuah sahabat, mengajarkan anak-anak untuk tidak menyerah dan terus berusaha
dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai serta mengajarkan anak - anak
pentingnya tolong menolong
My opinion
Dari kedua media
diatas, saya pribadi lebih menyukai Film
Barbie and The Diamond Castle karena tujuan dan makna dari film ini apa menceritakan kejadian - kejadian yang ada di kehidupan sehari - hari, misalnya
saja tentang persahabatan, bagaimana untuk menyelesaikan masalah, tolong
menolong antar sesama, dan bagaimana cara meraih impin tanpa ada kata menyerah
dan putus asa. Anak dapat
memahami apa yang dipelajari pesan yang disampaikan film ini. Tetapi di film Barbie and The Diamond Castle di khususkan penontonnya
perempuan saja, karena karakter perempuan mendominasi dari pada laki – laki. sehingga
saya menyarankan pada orang tua untuk memberi pemahaman kepada anak selama anak
menonton film ini agar anak memahami bentuk dari hubunganpersahabatan dan
keakraban dari teman sebaya dalam konteks sosial perkembangan serta memberi
contoh dari kisah Liana dan Alexa tentang bagaimana cara anak untuk
memperhatikan sesama seperti kebaikan hati Liana dan Alexa. Sedangkan pada media komik Ipin dan
Upin bukannya tidak baik, hanya saja anak - anak perlu bimbingan dan arahan
dari orang terdekatnya untuk memahami pesan dari komik tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)